Dispusip Jember Laksanakan Audit Sistem Kearsipan Internal dan Monev Penerapan Aplikasi SRIKANDI

Dispusip Jember Laksanakan Audit Sistem Kearsipan Internal dan Monev Penerapan Aplikasi SRIKANDI

PPID.JEMBER, — Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) melaksanakan kegiatan Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) sekaligus Monitoring dan Evaluasi (Monev) penerapan aplikasi SRIKANDI di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai tanggal 6 Agustus hingga 25 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola kearsipan daerah yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan regulasi nasional. Kehadiran ASKI sebagai instrumen pengawasan internal bertujuan memastikan seluruh proses penciptaan, pengelolaan, hingga penyimpanan arsip dilaksanakan secara sistematis dan sesuai standar yang berlaku. Sementara itu, aplikasi SRIKANDI yang telah diwajibkan penggunaannya oleh pemerintah pusat, menjadi alat digital untuk mendukung terciptanya sistem administrasi pemerintahan berbasis elektronik.

Dalam kegiatan ASKI, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan kesempatan menyampaikan pelaksanaan kearsipan, mulai dari keteraturan penyimpanan arsip, kelengkapan dokumen administrasi, hingga penggunaan kode klasifikasi arsip. ASKI menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pengelolaan arsip sebagai bentuk tanggung jawab hukum sekaligus sumber informasi yang valid untuk mendukung pelayanan publik.

Sementara itu, monitoring dan evaluasi penerapan aplikasi SRIKANDI difokuskan pada tingkat keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penggunaan aplikasi. Data menunjukkan bahwa implementasi SRIKANDI masih menghadapi beberapa kendala teknis, antara lain keterbatasan jaringan internet, kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyesuaian proses administrasi dengan sistem digital. Kendati demikian, mayoritas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mulai aktif menggunakan aplikasi tersebut untuk mendukung efisiensi tata kelola surat menyurat dan penyimpanan arsip elektronik.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, pemerintah daerah berupaya mendorong percepatan transformasi digital dalam bidang kearsipan. Penggunaan aplikasi SRIKANDI diharapkan dapat memangkas proses birokrasi, mengurangi potensi kehilangan arsip fisik, serta meningkatkan akurasi data administrasi. Implementasi sistem digital juga diharapkan mampu mendukung keterbukaan informasi publik, karena setiap dokumen dan surat yang tercatat dalam aplikasi dapat dipantau secara real-time.

Melalui pelaksanaan ASKI serta monitoring dan evaluasi penerapan aplikasi SRIKANDI, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih tertib arsip, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

Dampak langsung dari kegiatan ini diharapkan berupa peningkatan kualitas pengelolaan arsip di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terjaminnya penyimpanan data yang aman, serta terciptanya komunikasi administrasi yang lebih efektif. Dengan langkah konsisten dalam evaluasi berkelanjutan, Kabupaten Jember menegaskan keseriusannya untuk membangun sistem kearsipan modern yang dapat mendukung tercapainya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berdaya saing.
 

Bagikan ke: