Kunjungan STP Khoiru Ummah Jember Untuk Tingkatkan Minat Baca di Perpustakaan Daerah

Kunjungan STP Khoiru Ummah Jember Untuk Tingkatkan Minat Baca di Perpustakaan Daerah

PPID.JEMBER — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember menerima kunjungan dari Sekolah Tahfidz Plus (STP) Khoiru Ummah Jember pada tanggal 2 dan 3 September 2025. Kunjungan dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta sebanyak 30 anak, terdiri atas 15 anak pada hari pertama dan 15 anak pada hari kedua.

Setibanya di lokasi, para peserta langsung diarahkan menuju ruang baca lantai atas. Anak-anak didampingi guru masing-masing serta sejumlah mahasiswa magang yang tengah bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jember. Kehadiran mahasiswa magang memberikan suasana lebih interaktif karena mereka membantu anak-anak dalam memilih serta memahami isi bacaan.

Kegiatan membaca berlangsung dalam suasana tenang dan penuh semangat. Anak-anak membuka buku cerita bergambar, pengetahuan umum, hingga bacaan keagamaan sesuai dengan minat mereka. Guru dan pendamping turut menemani, sehingga proses membaca tidak hanya menjadi aktivitas mandiri, tetapi juga interaktif.

Selain kegiatan membaca, peserta kunjungan diperkenalkan dengan tata cara peminjaman buku dan pengelolaan koleksi perpustakaan. Anak-anak belajar bagaimana buku dapat dijaga dengan baik agar tetap bisa dimanfaatkan oleh pembaca lain. Dengan cara ini, mereka memperoleh pengalaman baru mengenai fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi publik.

Kunjungan dua hari ini juga memberi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat suasana perpustakaan modern. Mereka dapat merasakan secara langsung bahwa perpustakaan bukan hanya tempat penyimpanan buku, tetapi juga ruang belajar yang ramah anak, menyenangkan, serta mendukung proses pendidikan. 

Melalui kegiatan ini, Dispusip berharap dapat menghadirkan pengalaman literasi yang berkesan bagi murid STP Khoiru Ummah Jember. Kegiatan membaca bersama guru dan didampingi mahasiswa magang diharapkan dapat menumbuhkan semangat membaca sejak dini serta memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Kunjungan serupa diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak anak-anak merasakan manfaat langsung dari keberadaan perpustakaan daerah sebagai pusat pengetahuan dan ruang belajar bersama.

Bagikan ke: