Kunjungan TK ABA III Kecamatan Sumbersari Perkuat Literasi dan Karakter Anak

Kunjungan TK ABA III Kecamatan Sumbersari Perkuat Literasi dan Karakter Anak

PPID.JEMBER, — Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal III (TK ABA III) Kecamatan Sumbersari melaksanakan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak melalui pengenalan dunia literasi serta menumbuhkan minat membaca sejak dini.

Rombongan peserta didik pun disambut dengan berbagai kegiatan interaktif yang dikemas secara menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal lingkungan perpustakaan, belajar cara meminjam buku, hingga memahami manfaat membaca untuk kehidupan sehari-hari. Dalam pengenalan tersebut, peserta kunjungan diperlihatkan sejumlah ruang layanan yang dimiliki Dispusip, antara lain ruang koleksi buku umum, ruang koleksi buku anak, ruang koleksi buku braille, ruang koleksi buku referensi, ruang koleksi buku sastra, serta ruang auditorium yang kerap digunakan untuk kegiatan literasi. Melalui kegiatan tersebut, perpustakaan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, tetapi juga sebagai ruang belajar aktif yang ramah anak.

Selain itu, kegiatan kunjungan juga diisi dengan penayangan video visual edukatif yang menampilkan cerita bergambar dan animasi sederhana. Melalui tayangan ini, anak-anak diajak memahami nilai-nilai kehidupan, seperti disiplin, kerja sama, dan kepedulian lingkungan. Penayangan video visual menjadi sarana pembelajaran yang efektif karena memadukan unsur gambar, suara, dan cerita yang menarik, sehingga lebih mudah dipahami oleh anak usia dini.

Kegiatan kunjungan ini mencerminkan sinergi antara lembaga pendidikan dengan Dispusip dalam memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda. Melalui pengalaman langsung, anak-anak belajar bahwa membaca bukan hanya aktivitas di sekolah, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

Dispusip berharap kunjungan serupa terus digalakkan oleh berbagai lembaga pendidikan. Dengan demikian, perpustakaan dapat semakin dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak usia dini. Dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya membangun kebiasaan membaca, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, keterampilan berkomunikasi, dan kemampuan berpikir kritis yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
 

Bagikan ke: